Bg

Berita - IAIN Surakarta

Perkuat Budaya Akademik, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN RM Said Gelar International Conference on Islam and Society

3 November 2021

FUDNEWS- Sukoharjo 02 November 2021 Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar International Conference on Islam and Society, Transformasi kelembagaan dari IAIN ke Universitas Islam Negeri (UIN) Surakarta yang telah terjadi, harus disambut dengan upaya-upaya peningkatan kualitas kultur akademik yang semakin baik di dalamnya. Untuk itulah Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN RM Said Surakarta selenggarakan berbagai macam kegiatan yang mendukung misi kelembagaan. Salah satu kegaiatan yang baru saja digelar adalah International Conference on Islam and Society untuk pertama kalinya (02/10/21). Pada perhelatan konferensi kali ini, FUD mengangkat tema “Text, Social Media, and Multicultural Studies”.

Mengawali kegiatan ini, Dekan FUD, Dr. Islah menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk terus menumbuhkan budaya akademik di saat para mahasiswa dan dosen lebih suka menulis di kolom-kolom sosial media. Sehingga upaya-upaya untuk memfasilitasi pertemuan para akademisi untuk mempresentasikan gagasan, ide dan hasil penelitian menjadi satu yang niscaya. Pada saat yang sama, Dr. Imam Makruf (WR I) mewakili Rektor UIN RM Said mengapresiasi kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan seperti ini penting dilakukan untuk mendukung visi Wordclass Islamic University. Terlebih di era digital ini, pertemuan antar sarjana dari berbagai negara bukan menjadi satu hal yang sulit. ‘Selaku pimpinan, kami mendukung penuh kegiatan ini dan berharap bisa diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya’, tegasnya.

Kegiatan yang diselenggarakan satu hari penuh ini, diikuti lebih dari 300 peserta secara blended. Artinya, ada peserta dan narasumber yang mengikuti secara luring maupun daring. Ini menunjukkan bahwa acara ini mendapatkan sambutan yang begitu besar dari para akademisi. Hadir secara daring sebagai pembicara utama pada acara ini, Prof. Mustaffa bin Abdullah, seorang guru besar bidang integrasi sains dan Al-Qur’an dari University Malaya Malaysia yang mempresentasikan tentang dinamika pandangan terhadap Qur’an dan implikasinya terhadap keberagamaan di Malaysia. Pada saat yang sama, hadir secara luring Ahmad Munjid, Ph.D, seorang pengajar di Fakultas Ilmu Budaya UGM yang mempresentasikan tentang dinamika text, context dan pretext dalam relasi muslim dan Kristen di Indonesia, khususnya dalam isu Al-Maidah: 51.

Setelah sesi pembicara utama, kegiatan ini dilanjutkan dengan presentasi panel yang diikuti oleh 32 presenter dari berbagai lembaga. 32 presenter yang berhasil lolos seleksi tersebut kemudian dibagi ke dalam delapan (8) room secara daring dengan masing-masing chair di dalamnya. Targetnya, seusai sesi diskusi panel ini, artikel-artikel terpilih akan dimuat dan diterbitkan di jurnal-jurnal milik Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi satu pertukaran ide, namun juga mendapatkan output yang dapat dibaca oleh masyarakat akademik yang lebih luas.